Didampingi para guru serta dipimpin langsung kepala sekolah, ratusan siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang populer disebut SMK Muda longmarch dari sekolahnya Jl Baiduri Sepah 27 Tlogomas Malang hingga kembali ke sekolah untuk menyambut HUT kemerdekaan RI 78.
Semangat jiwa kemerdekaan tercermin dalam kostum Bhinneka Tunggal Ika.
Menariknya Direktur PPDB SMK Muda, Muhammad Wahid Ramadhan, S.Pd, disapa Gus Wahid menjelaskan semua peserta longmarch menggenakan pakaian adat mulai asal daerah Sabang hingga Merauke. Tentu saja Longmarch dengan peserta berbusana adat ini menarik simpati bahkan apresiasi dari masyarakat yang melihatnya.
Bahkan, lanjut Gus Wahid, sesekali pengendara atau masyarakat yang melintasinya berteriak “merdeka, merdeka, merdeka”.

Antusiasme siswa SMK Muda usai longmarch HUT Kemerdekaan RI 78.
Menurut Gus Wahid apresiasi masyarakat ini tentu saja menjadi motivasi bagi SMK Muda untuk terus mengembangkan pendidikan vokasi yang berbasis pusat keunggulan bidang hospitality. Sehingga masyarakat lebih mengenal SMK Muda dan memilihnya sebagai mitra pendidikan di masa depan.
Gus Wahid menjelaskan siswa SMK Muda ketika longmarch tidak lupa menguatkan jiwanya dengan bernyanyi sejumlah lagu nasional, seperti maju tak gentar, bandung lautan api, serta Indonesia Raya. Bahkan lagu Sang Surya judul mars Muhammadiyah tidak ketinggalan syahdu dinyanyikan.

Tampak siswa SMK Muda implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
“Meskipun hal ini momentum tahunan, namun siswa kami selalu antusias mengikutinya. Hal ini menunjukkan pembelajaran Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sukses terlaksana di SMK Muda,” tandas Gus Wahid yang pernah menjabat sebagai Waka Kesiswaan ini.