Kategori Berita Sekolah
Dipublikasikan 06 november 2020
Dibaca Oleh 122 Orang

TABLOIDMATAHATI.COM, TLOGOMAS-Siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang populer disebut SMK Muda, banyak mendapat apresiasi dari masyarakat karena mendapatkan uang saku Rp. 8 juta per bulan. Siswa ini berhasil menerapkan kurikulum DUDI (dunia industri) yang didapatkan di SMK Muda Centre of Exellence (CoE). “Prinsipnya ilmu yang kami terima sudah dikuasai tinggal prakteknya harus percaya diri pasti sukses seperti kami ini,” ujar Siska Dwi Yulianti, siswa kelas XII Prodi Bisnis Daring Pemasaran (BDP), tadi pagi.

Siska Dwi Yulianti disapa Siska menceritakan bahwa omzet yang diraupnya sekitar Rp 2 juta per minggu. Sehingga total penjualan selama sebulan mencapai Rp. 8 juta. Omzet tersebut berasal dari hasil penualan produk unggulan SMK Muda berupa nugget dan produk lainnya melalui media online (medsos) dan offline.

Heboh, SMK Muda Beri Uang Saku Siswanya Rp. 8 Juta Per Bulan 1
Selain nugget produk unggulan lainnya adalah SMUD’s minuman herbal.

Produk tersebut, lanjut Siska hanya dipasarkan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya, seperti tetangga, keluarga, dan saudaranya. Di luar dugaannya ternyata priduk tersebut laris bak kacang goreng akhirnya dapat meraup omzet melebihi target yang sudah ditentukan.

Siswa berikutnya adalah Lutgadis Meisena Putri disapa Putri, dari jurusan Bisnis Daring Pemasaran (BDP) juga menembus omzet Rp. 1 juta per bulan. Omzet yang diperolehnya dari hasil menjual produk nugget SMK Muda dijual melalui online grup dan kelompok PKK. Setelah sukses menjual produk unggulan sekolah, sekarang Putri menjual produknya sendiri berupa jilbab, sepatu, dan sandal.

Heboh, SMK Muda Beri Uang Saku Siswanya Rp. 8 Juta Per Bulan 2
Produk unggulan SMK Muda mulai merambah pasar produk kebersihan rumah.

“Jadi sekolah mendapatkan uang saku tersebut adalah benar adanya. Itu sebabnya daftar saja sekolah di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, dapat uang saku dan mandiri menggapai prestasi,” tegasnya.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMK Muda, Muhamad Wahid Islam, S.Pd, mengatakan bahwa siswa SMK Muda memang dibekali dengan teknik marketing dalam bisnis daring. Sebagai prakteknya, siswa SMK Muda menjual produk unggulan sekolah sesuai ilmu yang sudah dikuasainya pada pasar nyata, baik itu secara online maupun offline. Hasilnya, siswa SMK Muda siswa juragan muda.  (foto/rilis: mwi/editor: doni osmon)

Dipublikasikan Oleh: admin sekolah uy
Bagikan artikel ini:
Muhammadiyah
Bank BRI
Royal ATK
PT. Cipta Sarana Cedekia
Ramayana
Awesam