Kunjungi SMK Muda Malang, Siswa SMP Sunan Giri Tertarik SPMB-Jelas Prospek Kerja
Kategori
Info semua Jurusan
Dipublikasikan 01 oktober 2026
Dibaca Oleh 10 Orang
MALANG - SMK Muhammadiyah 2 Malang dikenal SMK Muda menjadi jujukan siswa kelas IX SMP Sunan Giri. Kedatangan siswa SMP Sunan Giri tersebut diterima guru BK SMK Muda, Yadis Putra Ardiansyah, S.Psi, di aula sekolah Jl. Baiduri Sepah 27 Tlogomas, Kota Malang, awal September 2026.
Saat menerima siswa SMP Sunan Giri, Yadis Putra, menjelaskan profil SMK Muda. Bahwa SMK Muda merupakan vokasi yang ditetapkan sebagai Pusat Keunggulan (PK) atau CoE (Centre of Excellence). Keunggulan SMK Muda ini disupport oleh sejumlah mitra industry.
Guru SMK Muda Malang ketika menjelaskan fasilitas sekolah dan program pendidikan berbasis CoE.
Yadis lantas mengungkapkan, SMK Muda Malang memiliki jurusan kompetensi Desain Komunikasi Visual (DKV), Akuntansi Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran Layanan Bisnis (MPLB), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), dan Bisnis Daring Pemasaran (BDP).
Jurusan ini ditunjang dengan sejumlah laboratorium untuk praktikum berbasis mini industry seperti Bank Mini Laboratorium tempat mengasah skill akuntansi dan keuangan.
Siswa SMK Muda Malang Ketika mendengarkan sambutan Kepala SMK Muda Malang ustadz Lukman Hakim, M.PdI tentang profil dan keunggulan sekolah.
Berikutnya, Log.id minimarket dan teaching factory sekolah, labpratorium TKJ pusat merakit dan belajar jaringan computer, laboratorium dan studio DKV merupakan ruang kreasi dengan peralatan fotografi serta desain modern. Fasilitas aula utama tempat acara dan kegiatan besar sekolah serta ruang kelas nyaman suasana belajar yang mendukung.
“Kami sampaikan terima kasih kepada SMP Sunan Giri yang sudah berkunjung ke SMK Muda Malang. Semoga kunjungan ini menjadi referensi untuk memilih SMK Muda Malang sebagai mitra pendidikan tingkat selanjutnya. Dapatkan kesempatan langsung untuk bekerja di Jepang setelah lulus, Catat tanggal pendaftaran melalui website www.smkm2malang.sch.id. Atau WA +62 821-4230-4307,” ujar Yadis. (humas/don)