Kategori Info semua Jurusan
Dipublikasikan 29 november 2024
Dibaca Oleh 136 Orang

MALANG – Siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang populer disebut SMK Muda sekolah pusat keunggulan, mengikuti pelatihan atau keterampilan Basic Life Support dan Terapi Intensif (24/11) di SMK Muhisa Malang. Direktur PPDB SMK Muda, Mochammad Wahid Muslim Ramadhan, S.Pd, mengungkapkan hal ini agar siswa SMK Muda mempunyai bekal keterampilan bantuan hidup dasar. 

Siswa SMK Muda saat praktek Basic Life Support dan Terapi Intensif

Menurut Wahid, instruktur praktek Basic Life Support dan Terapi Intensif berasal dari Malang Critical Care Meeting (MCCM). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa, guru, maupun masyarakat tentang penanganan kegawatdaruratan medis. 

Instruktur menunjukkan cara-cara BLS

Dalam situasi darurat, keterampilan ini dapat menjadi penentu hidup dan mati, sehingga sangat penting bagi generasi muda untuk memiliki pemahaman yang baik tentang teknik-teknik penyelamatan jiwa.

Siswa-siswi SMK Muda antusias mengikuti kegiatan sampai akhir

Sosialisasi ini diadakan dengan beberapa tujuan utama pertama untuk pendidikan kesehatan. Supaya meningkatkan pengetahuan siswa tentang dasar-dasar pertolongan pertama dan teknik resusitasi. Kedua, praktik keterampilan untuk memberikan kesempatan kepada siswa belajar dan mempraktikkan teknik BLS secara benar. 

Perlu diketahui bahwa Basic Life Support dan Terapi Intensif tersebut adalah serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung (cardiacarrest). (humas smk muda/hamara)

Dipublikasikan Oleh: Nabila
Bagikan artikel ini:
Muhammadiyah
Bank BRI
Royal ATK
PT. Cipta Sarana Cedekia
Ramayana
Awesam
testing
ROYAL OLE-OLE
MALANG STRUDEL
MALL DINOYO CITY
TELKOM
MASPION IT
TRANSMART