Puncak Roots Siswa SMK Muda Tanda Tangan Dekarasi Anti Perundungan
Kategori
Berita Sekolah
Dipublikasikan 24 desember 2021
Dibaca Oleh 457 Orang
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Warga SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang sering disebut SMK Muda pusat keunggulan Centre of Exellence (CoE) kemarin pagi (23/12/2021) mengadakan puncak program roots. Program yang dikomandani Waka Kesiswaan SMK Muda, Muhamad Wahid Ramadan, S.pd, ini menggelar aksi deklarasi.Deklrasi dimaksud Wahid, adalah penandatanganan sekolah anti perundungan dilakukan seluruh warga SMK Muda di awali oleh kepala sekolah dilanjutkan agen perubahan melaksanakan sosialisasi kepada seluruh warga sekolah guna pencegahan bullying.
Isi deklarasi yang ditandatangani, lanjut Wahid berjumlah sepuluh poin. Yakni mencegah menghilangkan perundungan, peduli semua orang, menyebarkan pesan positif ke medsos, adil jujur satu sama lain, menghargai pendapat teman menghormati guru.
Siswa SMK Muda mebubuhkan tanda tangan program roots day. Anti perundungan.
Poin berikutnya, tambah Wahid, melakukan body shaming sesama teman, tidak akan memanggil teman dengan panggilan tidak nyaman, tidak membeda-bedakan satu sama lain, tidak mengucilkan merendahkan teman, dan tidak memberikan pengaruh negatif.
“Deklarasi tersebut sebagai diharapkan mampu menjadi siswa terpilih agen perubahan dapat menjadi pioner keberadaan profil pelajar pancasila yang sekarang sedang diterapkan SMK Muda,” tandas Wahid.
Ciri profil pelajar pancasila tandas Wahid ada enam profil utama. Beriman, bertakwa kepada Tuhan, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis. (doni osmon)