Kategori Info semua Jurusan
Dipublikasikan 20 januari 2025
Dibaca Oleh 654 Orang

MALANG – SMK Muhammadiyah 2 Malang dikenal SMK Muda sekolah pusat keunggulan berbasis Center of Excellence membekali siswanya dengan psikologi kerja dengan mengungkap tujuh cara sukses karir sejak awal.

Hal ini dijelaskan guru Bimbingan Konseling (BK) SMK Muda, Yadis Putra Ardiansyah, S.Psi, bahwa salah satu keunggulan di SMK Muda adalah sejak kelas X siswa sudah langsung mendapat bimbingan karir sehingga ketika masuk program amagang atau praktek kerja langsung mengetahui budaya kerja dan psikologi karir yang dibutuhkan suatu industri. 

 

Antusias siswa SMK Muda menyimak materi bimbingan karir dari narasumber

Menurut Yadis -begitu  Yadis Putra Ardiansyah disapa-bimbingan karir sejak kelas X di SMK Muda sangat penting untuk membantu siswa memahami dan mempersiapkan masa depan mereka secara lebih terarah. Itu sebabnya SMK menggelar seminar Bimbingan Karir Lintas Kelas dengan menghadirkan pemateri Dr. Djudiyah, M.Si. 

Apa saja materinya? Yadis mengatakan ada tujuh poin pentingnya bimbingan karir. Pertama, membantu siswa memahami potensi diri. Pada tahap awal pendidikan di SMK, siswa perlu mengenal minat, bakat, dan potensi mereka. Bimbingan karir membantu mereka mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang relevan dengan jurusan yang dipilih. Sehingga mereka dapat fokus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan.

Kedua, meningkatkan pemahaman tentang dunia kerja.  Siswa SMK dipersiapkan untuk langsung memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan bimbingan karir sejak dini, mereka dapat memahami peluang kerja yang tersedia, tren industri, dan tuntutan kompetensi di bidang mereka.

Pendampingan bimbingan  karir yang dilakukan  saat acara seminar

Berikutnya ketiga, membantu dalam perencanaan karir. Bimbingan karir membantu siswa membuat rencana karir jangka pendek dan jangka panjang. Misalnya, siswa dapat menentukan apakah mereka akan bekerja langsung setelah lulus, melanjutkan studi, atau mengikuti pelatihan khusus.

Ke-empat, mengurangi kebingungan dan kesalahan dalam pilihan jurusan. Banyak siswa memilih jurusan di SMK tanpa pemahaman mendalam tentang bidang tersebut. Bimbingan karir sejak kelas X dapat membantu mereka mengevaluasi apakah jurusan yang dipilih sesuai dengan minat dan prospek karir mereka, sehingga dapat mengurangi risiko salah jurusan.

Dari bimbingan karir ini siswa SMK Muda diharapkan mudah ber-adaptasi dengan budaya kerja ketika magang maupun PKL nanti, termasuk untuk memperkuat soft skill siswa

Ke-lima, mempersiapkan siswa untuk pkl dan dunia kerja. PKL (Praktik Kerja Lapangan) menjadi bagian penting dalam pembelajaran di SMK. Melalui bimbingan karir, siswa akan lebih siap menghadapi PKL dengan pemahaman yang jelas tentang tugas, tanggung jawab, etika kerja, dan keterampilan yang harus dikembangkan.

Sedangkan ke-enam, mendukung pengembangan soft skills. Selain keterampilan teknis, bimbingan karir membantu siswa mengembangkan soft skills seperti komunikasi, manajemen waktu, kerja sama tim, dan berpikir kritis, yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. 

Serta ke tujuh, meningkatkan motivasi belajar. Dengan memahami bagaimana pelajaran dan keterampilan yang mereka pelajari di SMK relevan dengan tujuan karir mereka, siswa akan lebih termotivasi untuk belajar dan berprestasi.

“Melalui bimbingan karir sejak kelas sepuluh, siswa akan lebih siap menghadapi masa depan, baik di dunia kerja maupun pendidikan lanjut, dan memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan mereka,” ujar Yadis. (humas smk muda/ypa)

Dipublikasikan Oleh: Nabila
Bagikan artikel ini:
Muhammadiyah
Bank BRI
Royal ATK
PT. Cipta Sarana Cedekia
Ramayana
Awesam
testing
ROYAL OLE-OLE
MALANG STRUDEL
MALL DINOYO CITY
TELKOM
MASPION IT
TRANSMART