Kategori Info semua Jurusan
Dipublikasikan 15 oktober 2026
Dibaca Oleh 15 Orang

Kepala SMK Muda Malang ustadz Lukman Hakim ketika menyampaikan sambutan. 

MALANG – SMK Muhammadiyah 2 Malang dikenal SMK Muda menggelar sharing session Sales Naik Kelas Berani Bicara, Berani Menawarkan, Berani Lebih Percaya Diri menghadirkan naras umber Ahmad Madani, praktisi pemasaran dan vokasi. Sharing session tersebut dijelaskan Kepala Program Jurusan pemasaran SMK Muda Yulianita Rahayu, S.Pd, (14/10) 2026. 

“Melalui sharing session kami mempertemukan antara teori pemasaran yang selama ini dipelajari siswa dengan praktik komunikasi nyata. Bagi siswa pemasaran, praktik menjadi bagian penting. Mereka perlu belajar bagaimana bertanya, mendengarkan, menjelaskan manfaat produk, sampai membangun kepercayaan. Ketika kemampuan itu dipadukan dengan pemahaman digital, siswa akan lebih siap menghadapi perubahan perilaku konsumen,” jelas Yulianita.

Suasana opening sharing session Sales Naik Kelas. 

Sekedar diketahui, tandas Yulianita kompetensi siswa bidang marketing bukan sekedar pandai menawarkan produk. Sebab pasar digital mengubah perilaku konsumen, itu sebabnya  siswa SMK Muda Malang perlu belajar berkomunikasi, memahami kebutuhan orang lain, membangun kepercayaan, serta menyiapkan reputasi digital sejak awal masuk sekolah.

Menurut Yulianita, materi yang disampaikan narasumber, Ahmad Madani secara umum mengajak siswa untuk memahami bahwa sales bisa dimulai dari keberanian membuka komunikasi. Karena itu sebelum menawarkan, siswa perlu belajar bertanya, mendengarkan, lalu memahami, kebutuhan orang lain. 

Itu sebabnya siswa harus mengenali diri, memahami calon pelanggan, mengenali produk, menerjemahkan fitur menjadi manfaat, membangun kepercayaan, hingga berani menawarkan solusi. Termasuk mengambil resiko penolakan sebagai bagian proses belajar sales.

Sesi foto bersama dengan siswa.

Khusus resiko penolakan ini Yulianita mengulang materi Ahmad Madani bahwa siswa harus berani mengambil  resiko marketing untuk pembentukan mental seorang sales. Bahkan penolakan bisa menjadi data apa yang perlu diperbaiki, mulai cara berbicara, pemahaman terhadap konsumen, maupun cara menyampaikan manfaat produk.

Di tempat sama, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Malang, ustadz Lukman Hakim, S.HI, M.PdI, mengatakan pembelajaran sales memperkuat kesiapan siswa menghadapi dunia kerja dan dunia usaha. Sehingga siswa memiliki pengetahuan pemasaran sekaligus keberanian berkomunikasi, kemampuan membaca kebutuhan konsumen, dan karakter yang membuat mereka dipercaya. Materi seperti ini membantu siswa melihat bahwa sales merupakan keterampilan hidup yang relevan untuk dunia kerja maupun usaha. (humas/don)

Dipublikasikan Oleh: Nabila
Bagikan artikel ini:
Muhammadiyah
Bank BRI
Royal ATK
PT. Cipta Sarana Cedekia
Ramayana
Awesam
testing
ROYAL OLE-OLE
MALANG STRUDEL
MALL DINOYO CITY
TELKOM
MASPION IT
TRANSMART