SMK Muda Kota Malang-International Islamic School Malaysia MoU Pendidikan Berbasis Global
Kategori
Info semua Jurusan
Dipublikasikan 26 januari 2026
Dibaca Oleh 131 Orang
YOGYAKARTA- Internasionalisasi pendidikan SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang populer disebut SMK Muda terus dilakukan untuk mewujdukan pendidikan vokasi berkemajuan. Hal ini dijelaskan Kepala SMK Muda Kota Malang ustadz Lukman Hakim, S.HI, M.PdI, usai menandatangani MoU antara SMK Muda Kota Malang dengan International Islamic School Malaysia (IISM) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Senin (26/1) 2026.
Tampak Kepala SMK Muda Kota Malang ustadz Lukman Hakim (tiga dari kiri) menunjukkan hasil MoU dengan International Islamic School Malaysia (IISM).
Menurut ustadz Lukman, kerja sama internasional dengan IISM merupakan menjadi langkah strategis dalam penguatan jejaring internasional sekaligus pengembangan mutu pendidikan di lingkungan SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang yang berada di Jl. Baiduri Sepah 27 Kota Malang ini. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, antara lain pertukaran pelajar dan guru, pengembangan kurikulum berbasis global dan keislaman, pelatihan kompetensi, program benchmarking, serta kolaborasi kegiatan akademik dan kultural.
“Alhamdulillah pendantanganan MoU berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi, disaksikan oleh pimpinan institusi masing-masing serta perwakilan dari Universitas Ahmad Dahlan sebagai tuan rumah. Kerja sama ini sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang berkarakter Islami, unggul dalam kompetensi, serta mampu beradaptasi di tingkat global,” ujar ustadz Lukman.
Kepala SMK Muda Kota Malang, ustadz Lukman Hakim (tiga dari kanan) menegaskan MoU ini sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang berkarakter Islami, unggul dalam kompetensi, serta mampu beradaptasi di tingkat global.
Ustadz Lukman berharap melalui penandatanganan MoU ini, SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang dapat segera merealisasikan berbagai program tindak lanjut yang telah disepakati, sehingga memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, pendidik, serta institusi secara keseluruhan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan internasionalisasi sekolah Muhammadiyah, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang beriman, berilmu, berdaya saing, dan berwawasan global.
Kepala SMK Muda Malang, ustadz Lukman Hakim, (shaf berdiri urutan tiga dari kanan) foto bersama usai penandatangan MoU.
Sementara itu, pihak International Islamic School Malaysia (IISM) menyambut baik terjalinnya kemitraan ini dan berharap dapat menjadi pintu masuk bagi sinergi pendidikan lintas negara yang berkelanjutan, khususnya dalam penguatan nilai-nilai Islam, kepemimpinan pelajar, serta wawasan internasional.
Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan turut mengapresiasi inisiatif kerja sama tersebut. UAD menilai bahwa kolaborasi antar lembaga pendidikan di kawasan Asia Tenggara merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan pendidikan global sekaligus memperkuat jejaring Muhammadiyah di tingkat internasional. (humas/don)