Kategori Info semua Jurusan
Dipublikasikan 01 oktober 2026
Dibaca Oleh 37 Orang

MALANG - Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Qobilah Ar. Fachrudin SMK Muhammadiyah 2 Malang (SMK Muda) tanggal (12-13/9) 2026 menggelar Diklat Tamu Penghela di sekolah Jl. Baiduri Sepah No 27 Tlogomas, Kota Malang. Dijelaskan Guru BK SMK Muda Malang,  Yadis Putra Ardiansyah, S.Psi, kegiatan ini sebagai proses pembinaan kader baru sekaligus persiapan regenerasi Dewan Kerabat Hizbul Wathan.

Foto bersama peserta Diklat Tamu Penghela Hizbul Wathan Ar Fachrudin SMK Muda Malang bersama pemateri. 

Yadis mengatakan Diklat Tamu Penghela HW SMK Muda menetapkan tema Membangun Pemimpin Muda yang Jujur, Inovatif dan Berkarakter, dengan konsep membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, solidaritas, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan kader Hizbul Wathan yang mampu berkontribusi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Materi pertama disampaikan Ari Wibowo dengan topik leadhership atau kepemimpinan. Meliputi pembekalan kepemimpinan dalam kehidupan berorganisasi. Ari Wibowo mengajak HW SMK Muda memahami seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengarahkan orang lain, tetapi juga harus memiliki tanggung jawab, kedisiplinan, integritas, serta kemampuan mengambil keputusan.

Ramanda Indra Santoso menyampaikan materi Survival dan Kompas.

“Materi kepemimpinan diarahkan untuk menempa jiwa kepemimpinan kader agar mampu menjadi penerus organisasi yang visioner dan berakhlakul Karimah,” tandas Ari Wibowo.

Berikutnya, Nova Rizkia Maulida memberikan materi kepanduan membedah nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan serta pentingnya kebersamaan dan solidaritas dalam sebuah organisasi. Harapanya anggota HW SMK Muda memahami kepanduan secara teori sekaligus implementasi nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Ayunda Nova Rizkia Maulida ketika menyampaikan materi Kepanduan.

Nova mengapresiasi peserta Diklat Tamu HW SMK Muda karena menunjukkan semangat kebersamaan tampak saat ice breaking, yel-yel, dan Focus Group Discussion (FGD). Peserta berinteraksi, berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta membangun kekompakan antar peserta.

Sebagai closingnya, Indra Santoso menyampaikan materi tentang survival dan kompas untuk pembelajaran praktis kepada peserta berkaitan keterampilan kepanduan dan kemampuan menghadapi kondisi di lapangan. Peserta praktek pemanfaatan kompas dan dasar-dasar survival yang dapat menunjang keterampilan seorang pandu. 

Sementara itu, Kepala SMK Muda Malang, ustadz Lukman Hakim, M.PdI, menyampaikan Diklat Tamu Penghela ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para kader baru Hizbul Wathan SMK Muda untuk terus berkembang menjadi pribadi yang jujur, inovatif, disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter.

Melalui kegiatan ini, semangat Fastabiqul Khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan—terus tumbuh dalam diri setiap peserta, sehingga mereka mampu menjadi kader muda yang siap melanjutkan estafet perjuangan dan mengembangkan organisasi Hizbul Wathan di SMK Muda. 

Sekedar diketahui, rangkaian materi kegiatan juga dilaksanakan makrab, misi jelajah dan qiyamul lail, renungan, salat Subuh dan tadarus. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta, tidak hanya dari aspek keterampilan kepanduan, tetapi juga kedisiplinan dan nilai-nilai keislaman. (yadis)

Dipublikasikan Oleh: Nabila
Bagikan artikel ini:
Muhammadiyah
Bank BRI
Royal ATK
PT. Cipta Sarana Cedekia
Ramayana
Awesam
testing
ROYAL OLE-OLE
MALANG STRUDEL
MALL DINOYO CITY
TELKOM
MASPION IT
TRANSMART