SMK Muda Parenting Siswa-Wali Murid Tujuh Aspek Sukses Masa Depan
Kategori
Info semua Jurusan
Dipublikasikan 11 januari 2025
Dibaca Oleh 127 Orang
MALANG – Jalan meraih kesuksesan di masa depan memang bisa ditempuh dengan berbagai cara. Selain pencapaian prestasi akademik dan non akademik, ternyata SMK Muhammadiyah 2 Malang –SMK Muda- juga membekali siswa dan wali murid dalam workshop parenting tematik Penguatan Karakter Positif Peserta Didik Dengan Orang Tua.
Kepsek SMK Muda, ustadz Lukman Hakim, M.PdI, (rompi hitam) bersama jajaran guru dan peserta parenting
Parenting ini dijelaskan Direktur PPDB SMK Muda, Mochammad Wahid Muslim Ramadhan, S.Pd, dari parenting ini agar terjalin segitiga komunikasi antara sekolah, siswa, dan orang tua untuk meraih sukses karir masa depan. Itu sebabnya SMK Muda menghadirkan nara sumber Putri Saraswati, S.Psi, M.Psi, mengupas tentang harmonisasi antara orang tua dan anak.
Seperti apa materi lengkapkanya? Wahid mengungkapkan secara umum disampaikan Putri Saraswati tentang penguatan karakter positif dalam hubungan antara anak dan orang tua adalah kunci membangun generasi yang berintegritas dan harmonis. Hal ini dapat tercapai melalui beberapa aspek.
Kepsek SMK Muda, ustadz Lukman Hakim, M.PdI, menyampaikan sambutannya
Pertama, aspekteladan positif dari orang tua. Anak cenderung meniru perilaku orang tua. Pastikan orang tua menunjukkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Komitmen orang tua untuk konsisten dalam perkataan dan perbuatan akan memperkuat kepercayaan anak.
Kedua, aspek komunikasi yang terbuka dan empati. Membangun komunikasi yang penuh rasa hormat dan saling mendengarkan. Dorong anak untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya tanpa takut dihakimi. Orang tua harus merespons dengan empati dan pemahaman, bukan hanya memberikan solusi.
Ketiga aspekpenanaman nilai-nilai positif. Mengajarkan nilai-nilai moral, seperti kerja keras, kemandirian, kesopanan, dan rasa hormat. Gunakan cerita, pengalaman, atau situasi nyata untuk mengajarkan pelajaran hidup.
Antusiasme peserta parenting saat mendengarkan sambutan Kepsek SMK Muda, ustadz Lukman Hakim, M.Pd.I
Berikutnya Empat, aspekmemberikan penghargaan dan bimbingan. Apresiasi usaha anak, bukan hanya hasil akhirnya. Ini membantu membangun rasa percaya diri. Berikan bimbingan yang membangun ketika anak melakukan kesalahan, hindari kritik berlebihan yang merusak harga diri mereka.
Ke-Lima, aspek konsistensi dalam pengasuhan. Menerapkan aturan yang jelas dan konsisten, sehingga anak memahami batasan dan konsekuensinya. Hindari perubahan aturan yang terlalu sering, karena dapat membingungkan anak.
Sedangkan Ke-Enam, aspek dukungan terhadap minat dan potensi anak. Orang tua menghargai keunikan anak dengan mendukung minat dan bakatnya. Jangan memaksakan ambisi orang tua kepada anak.
Sementara ke-Tujuh, aspek membangun waktu berkualitas. Meluangkan waktu bersama untuk memperkuat hubungan emosional. Kegiatan sederhana seperti makan bersama atau bermain dapat menjadi momen penting untuk mendekatkan diri.
Dari implementasi tujuh aspek ini, tandas wahid, diharapkan antara orang tua dan anak dapat membangun karakter positif sehingga menciptakan hubungan yang kuat dan saling mendukung perkembangan masing-masing sebagai individu yang berkualitas. (humas smk muda/hamara)