Kategori Info semua Jurusan
Dipublikasikan 28 agustus 2025
Dibaca Oleh 90 Orang

MALANG- SMK Muhammadiyah 2 Malang dikenal SMK Muda langsung mengimplementasikan isi MoU dengan Prodi S1 Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dikatakan guru BK (Bimbingan Konseling) SMK Muda, Yadis Putra Ardiansyah, S.Psi, salah satu programnya menggelar parenting (26/8) 2025 di  aula sekolah Jl. Baiduri Sepah 27 Tlogomas, Kota Malang. 

Dijelaskan Yadis, parenting class ini menghadirkan narasumber Kaprodi S1 Psikologi UMM Putri Saraswati, S.Psi, M.Psi, Psikolog, dengan mengusung tema Orang Tua Peduli, Anak Lebih Percaya Diri: Komunikasi Positif dan Dukungan Emosional dalam Motivasi Belajar Anak. 

Kaprodi S1 Psikologi UMM, Putri Saraswati,sebagai nara sumber parenting class ketika menjelakan materi.  

Apa saja yang dibahas? Kaprodi S1 Psikologi UMM, Putri Saraswati, menjelaskan secara umum menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun kepercayaan diri anak melalui komunikasi positif dan dukungan emosional yang konsisten. Bahwa motivasi belajar anak tidak hanya terbentuk dari lingkungan sekolah, tetapi juga dari perhatian dan keterlibatan orang tua di rumah

Ketika orang tua mampu mendengarkan anak, memberi apresiasi, dan hadir secara emosional, anak akan lebih percaya diri untuk menghadapi tantangan belajar maupun sosial. Dukungan sederhana dari keluarga memiliki dampak luar biasa bagi perkembangan psikologis mereka.

Tampak momen haru ketika wali murid (orang tua) diminta berkomunikasi dengan anaknya (siswa smk muda) tentang isi hatinya.

Di tempat yang sama, Kepala SMK Muda Malang, ustadz Lukman Hakim, S.HI, M.PdI, mengungkapkan harapannya melalui kegiatan parenting class ada segitiga sinergi antara sekolah, wali murid, dan siswa, untuk mewujudkan prestasi bersama dan sukses masa depan siswa.    Apresiasi diberikan kepada peserta dimana siswa hadir bersama orang tuanya dan antusias interaksinya. 

Bahkan dari pengamatan ustadz Lukman, satu momen mengharukan ketika siswa dan orang tua diajak untuk saling berbicara secara langsung, menyampaikan harapan dan perasaan masing-masing. Adegan sederhana ini menghadirkan suasana haru sekaligus mempererat ikatan (bonding) antara anak dan orang tua.

Antusiasme siswa dan wali murid SMK Muda ketika mengikuti parenting class. 

Nah, tandas ustadz Lukman, melalui diskusi, tanya jawab, serta praktik komunikasi positif tersebut, para peserta mendapatkan pengalaman berharga tentang bagaimana membangun hubungan yang lebih dekat dan mendukung perkembangan anak, baik di rumah maupun di sekolah.

Kegiatan parenting ini menjadi salah satu wujud komitmen sekolah untuk membangun lingkungan pendidikan yang holistik, di mana peran keluarga, sekolah, dan masyarakat berjalan seiring demi tumbuh kembang optimal anak. (yds/don)

Dipublikasikan Oleh: Nabila
Bagikan artikel ini:
Muhammadiyah
Bank BRI
Royal ATK
PT. Cipta Sarana Cedekia
Ramayana
Awesam
testing
ROYAL OLE-OLE
MALANG STRUDEL
MALL DINOYO CITY
TELKOM
MASPION IT
TRANSMART